14 Mitos Yang Sebaiknya Tidak Dipercaya Oleh Ibu Menyusui

Banyak mitos menyusui yang menyesatkan tetapi masih di percaya beberapa Ibu yang memang tidak mengetahui masalah yang sebenarnya.

Berikut ini mitos-mitos menyusui yang perlu Ibu ketahui kebenarannya.

Mitos Yang Sebaiknya Tidak Dipercaya Ibu Menyusui

1. Sangat banyak wanita menyusui tidak menghasilkan ASI yang cukup
Mitos tersebut tidak benar dan seharusnya lebih banyak wanita menyusui yang bisa menghasilkan ASI untuk bayinya lebih dari cukup. Mitos ini sering membuat para Ibu baru khawatir karena tidak bisa memberikan ASI dengan baik dan cukup untuk bayinya.

Kebanyakan Ibu baru kurang sabar jika menyusui pertama kalinya, terkadang bayi yang sudah nyaman menyusu di hentikan karena urusan tertentu.

Bayi yang baru belajar menyusu akan kesulitan mendapatkan cara yang tepat, tetapi dengan kesabaran ia akan mendapatkan ASI yang cukup hanya dalam beberapa hari saja.

Baca : Bayi bunda mengalami kolik ? Begini menanganinya

2. Menyusui sangat menyakitkan payudara
Mitos ini sama sekali tidak benar dan hanya Ibu yang tidak sabar dan tidak mau belajar yang membenarkannya. Memang pada awal menyusui terkadang bayi akan sedikit menyakiti puting tetapi yakinlah itu tidak akan bertahan lama. Jika Anda sudah bisa menyelesaikan masalah kecil ini semuanya akan terlihat baik-baik saja. Saat bayi yang menyusui sedikit menggigit puting Anda, cobalah memasukkan jari Anda ke mulut di kecil dengan hati-hati untuk memberitahu bahwa itu tidak boleh di lakukan. Yakinlah bayi akan mengerti dengan isyarat yang Anda lakukan.

3. Selama seminggu pertama bayi akan kekurangan ASI
Hal ini juga menjadi mitos yang salah karena dengan semakin sering bayi menyusu dengan payudara Anda, semakin banyak produksi ASI Anda. Jangan kwawatir jika pada awal kelahiran bayi Anda ia akan kekurangan ASI dan memberikan susu formula atau bahkan air putih.

ASI eksklusif 6 bulan tanpa tambahan apapun adalah kunci kari keberhasilan dan kesehatan bayi Anda. Jangan sampai tergoda memberikan apapun untuk bayi Anda sebelum ia berusia 6 bulan selain ASI.

Pada awal menyusui biasanya si kecil akan menempel terus menerus pada payudara Anda karena ia belum mendapatkan ASI terbaiknya, tetapi dengan kesabaran dan belajar terus menerus bayi akan mendapatkan ASI lebih banyak dan lebih baik.

4. Bayi harus menyusui pada payudara kanan dan kiri dengan waktu yang sama
Mitos dan anggapan ini tidak benar, Anda tidak perlu menghitung berapa lama bayi menyusui pada sisi kiri atau sisi kanan payudara  Anda.

Jika bayi Anda nyaman pada sisi kiri payudara Anda, berikan sampai ia kenyang dan mengganti posisi pada sisi kanan pada saat ia mengiginkan ASI Anda berikutnya. Jangan lupa untuk membersihkan atau kopres payudara agar tetap bersih dan menjaga aliran susu terbaik.

5. Bayi memerlukan tambahan air putih pada cuaca panas
Mitos ini sama sekali tidak benar karena ASI sudah mengandung semua unsur dan bisa memenuhi kebutuhan bayi pada usia 0 hingga 6 bulan.

6. Bayi memerlukan tambahan vitamin D
Tidak benar! Setiap bayi membutuhkan vitamin D tetapi tidak harus menjemur bayi setiap pagi agar mendapatkan sinar matahari pagi.

Bayi yang di lahirkan sudah cukup menyimpan vitamin D untuk memenuhi kebutuhannya. Jangan terlalu memaksakan untuk menjemur bayi setiap pagi untuk mendapatkan sedikit paparan sinar matahari.

Menjemur bayi setiap hari pada pagi hari tidak selalu baik, bayi yang terlalu banyak di bawa keluar rumah juga tidak baik sehingga Anda harus sangat berhati-hati melakukannya.

8. Memompa ASI adalah cara yang baik untuk mendapatkan cukup
Tidak benar! Cara terbaik bayi mendapatkan ASI adalah dengan cara langsung menyusu dari payudara Anda. Memompa ASI bisa di lakukan jika memang Anda saat ini tidak berada di rumah misalnya bekerja di kantor. Memompa bayi harus di lakukan dengan sangat hati-hati dan harus dengan kondisi peralatan bersih dan higienis.

9. ASI tidak mengandung zat besi yang cukup
Jika ada dokter mengatakan seperti itu, semua itu tidak benar terkecuali sudah di lakukan test laboratorium dan memeriksa kandungan ASI Anda.

ASI mengandung cukup zat besi untuk kebutuhan bayi. Bayi sudah sangat terpenuhi dengan zat besi dari ASI Anda selama 6 bulan pertama. Susu formula memang mengandung banyak zat besi tetapi tidak di benarkan mencampur pemberian ASI dengan susu formula pada masa ASI ekslusif 6 bulan pertama. Susu formula bisa di berikan untuk bayi setelah ia berusia 6 bulan dan sudah makan makanan padat.

10. Lebih baik memberikan susu botol
Tidak benar! Dengan alasan apapun memberikan ASI langsung adalah metode terbaik untuk perkembangan bayi Anda terkecuali atas saran Dokter dan pakar Anda harus memompa ASI Anda. Pada awalnya memang bayi kesulitan mendapatkan ASI tetapi setelah beberapa hari belajar ia akan terbiasa dengan payudara Anda.

11. Susu formula modern hampir sama dengan ASI
Tidak benar! Susu formula yang terbuat dari susu sapi atau apapun tidak akan pernah bisa sama dengan ASI, sampai kapanpun yang terbaik untuk bayi adalah ASI.

Formula tidak mengandung antibodi, tidak ada sel-sel hidup, tidak ada enzim, tidak ada hormon. Susu formula hanya mengandung lebih aluminium, mangan, kadmium, timah dan besi dari ASI.

Susu formula juga mengandung secara signifikan lebih banyak protein dibandingkan ASI. Protein dan lemak pada dasarnya berbeda dari dalam ASI.

12. Jika Ibu sakit atau infeksi harus berhenti menyusui
Tidak benar! Ibu yang sedang sakit tidak harus berhenti menyusui kecuali dengan saran dokter Anda misalnya untuk melindungi bayi Anda.

13. Jika bayi mengalami diare atau muntah, ibu harus berhenti menyusui
Tidak benar! Anda tidak harus berhenti menyusui ketika bayi mengalami diare dan muntah kecuali dalam keadaan yang sangat darurat.

Jika bayi Anda diare ataupun muntah berarti Anda harus memperbaiki pola makan dengan yang lebih baik dan jangan makan makanan yangmemicu bayi diare lebih parah.

14. Jika ibu minum obat tidak boleh menyusui
Tidak benar! Jika Anda minum obat sesuai yang di anjurkan Dokter, Anda tidak harus berhenti menyusui kecuali atas saran Dokter. Biasanya Dokter sudah memberikan obat yang terbaik untuk Anda dan bayi Anda. Jangan terlalu khawatir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *