Agar Jadi Anak Pemberani Bagian 3

generasimaju.com – Sayangi Dengan Tulus, Si Bayi Akan Percaya

Untuk menciptakan rasa aman dan percaya pada bayi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, di antaranya:

a. Memberikan rasa sayang yang tulus. Bayi memiliki kepekaan, untuk itu berikanlah rasa sayang yang tulus. Ketika Mama Papa sedang gelisah atau resah sebaiknya jangan memaksakan untuk menyentuh si buah hati. Umumnya, bayi dapat merasakan keresahan orangtuanya dan menjadi rewel.

b. Memberikan perhatian. Mama Papa hendaknya mampu mengamati perilaku bayinya, sehingga paham apa yang dia butuhkan, lalu bertindaklah sesuai dengan kebutuhan saat itu. Mengamati adalah kunci agar kita memahami “bahasa” bayi. Rasa kantuk akan memunculkan tingkah laku yang sama. Biasanya bayi akan menggosok-gosok matanya, lalu menguap, dan bila kita tidak berhenti memberikan rangsangan (misalnya, terus mengajak ngobrol atau bermain), dia akan menjadi rewel.

Bayi yang sudah sangat mengantuk akan semakin tidak bisa mengendalikan diri sehingga ia akan semakin rewel. Bila Mama Papa memahami tandatanda mengantuknya, segeralah bantu bayi untuk menenangkan diri. Misalnya, ajak bayi ke tempat tidurnya, tutuplah gorden sehingga cahaya menjadi remang-remang, dan jauhkan suara-suara berisik.

c. Memberikan reaksi yang tepat sesuai dengan kebutuhan bayi. Seperti dijelaskan pada poin b, setelah melakukan pengamatan, Mama Papa hendaknya dapat memberikan reaksi yang tepat sehingga bayi merasa yakin bahwa kita bisa diandalkan dan layak dipercaya.

d. Membuat rutinitas kegiatan sehingga bayi tidak “terkejut.” Bayi belum memahami sepenuhnya kata-kata ungkapan rasa sayang Mama Papa. Karenanya, ia perlu diberi pengalaman nyata secara rutin, semisal, mandi setiap pagi dan sore. Lebih baik lagi bila rutinitas itu dimulai dan diakhiri dengan urutan yang sama, sehingga bayi bisa bersiap (mengantisipasi) terhadap tindakan kita. Jangan lupa untuk berbicara dengan bayi ketika sedang melakukan aktivitas bersamanya. Ia akan tenang karena mendengar suara orang terdekatnya. Selain itu, bayi akan merekam kosakata dari ucapan Mama dan Papa.

Contohnya, “Sayang, ayo mandi pagi dulu.” Setelah itu, letakkan bayi di tempat untuk menyabuni. “Nah, sekarang Mama buka bajumu. Satu, dua, tiga…. Sekarang, celanamu. Mama akan mulai memandikanmu, ya…. Hangat kan, airnya. Nah, sekarang Mama akan menyabuni kamu, ya. Hmmm… sabunnya wangi, ya?“ Nah, tidak sulit, kan? Pasti Mama papa bisa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *