Jual Kubah Masjid Enamel Murah 2018

Jual Kubah Masjid Enamel Murah 2018. Bangunan kubah masjid sendiri pernah tercatat mulai berkembang pesat pada awal periode masa kejayaan agama Kristen. Struktrur dan juga bentang kubah dalam waktu itu tidak terlalu besar , misalnya terdapat pada bangunan Santa Costanza di Roma. Pada era kekuasaan Bizantium, kaisar Justinian mulai membentuk kubah kuno yang megah.

Kubah Masjid Enamel Harga Murah

 

 

Namun ada juga yang menyatakan bahwa kubah mulai timbul pada masa imperium Romawi, lebih kurang tahun 100 M. Salah satu buktinya merupakan bangunan Pantheon (kuil) pada kota Roma yang dibangun Raja Hadria pada 118 M-128 M.

Banyak sekali umat Islam  atau juga non muslim yang meyakini bahwa kubah masjid (Inggris=dome) merupakan sebuah warisan asli budaya Islam. Padahal itu adalah buah pemikiran yang sangat keliru, karena kubah masjid ini bukan hanya digunakan pada bangunan masjid, tapi dahulunya juga di gunakan untuk bangunan gedung-gedung ataupun tempat tinggal ibadah non muslim juga.

Konon, peradaban Mesopotamia lah yang pertama kali memperkenalkan dan juga memakai kubah pertama pada arsitektur bangunan mereka, diperkirakan lebih kurang 6000 tahun silam. Mesopotamia sendiri terletak pada antara dua sungai besar , Eufrat & Tigris. Daerah yang sekarang menjadi Republik Irak itu pada zaman dahulu disebut Mesopotamia, yang pada bahasa Yunani berarti “(wilayah)” di antara sungai-sungai”.

Bangunan yang memakai kubah yang begitu megah ada pada bangunan di wilayah Hagia Sophia di Konstantinopel. Gereja yang kemudian beralih fungsi sebagai masjid dan kini sebagai museum ini merupakan salahsatu bukti bahwa kubah bukanlah menurut peradaban Islam murni.  Bahkan di kota Moskow Rusia, ada jua bangunan katedral yang menjadi ikon kota Moskow menggunakan kubah dalam bagian atasnya, sehingga pada pandangan sekilas akan terlihat sangat mirip bangunan masjid.

Masjid Berkubah Pertama

Melihat kemegahan gedung-gedung bangunan agama Kristen & Romawi yang juga mengguanakan kubah, maka tergugahlah kekhalifahan Islam buat menciptakan masjid menggunakan kubah yang megah. Pada masa ke khalifahan yang di pimpin oleh Abdul Malik (685-688 M)  yang telah berkuasa pada waktu itu, pada masa itu dibangun lah Dome of The Rock (kubah batu) atau lebih dikenalMasjid Umar di Yerusallem. Inilah masjid pertama yang menggunakan kubah dalam sejarah arsitektur Islam. Sejarawan Al Maqdisi menuturkan bahwa porto pembangunan masjid itu mencapai 100 ribu dinar (koin emas).

Gaya & bentuk kubah semakin bervariasi ketika Islam menyebar dan berinteraksi dengan budaya & peradaban lain. Para arsitek Muslim pun nir segan-segan buat mengambil pillihan-pilihan bentuk yang sudah ada. Termasuk teknik & cara menciptakan yang memang sudah dimiliki sang warga setempat. Tak heran apabila bentuk kubahmasjid seringkali menyesuaikan diri menggunakan budaya dan loka dimana rakyat Muslim tinggal.

Prof K Cresswell dalam Early Muslim Architecture menyatakan bahwa desain awal masjid Madinahsama sekali belum mengenal kubah. Menurut catatan sejarah dan inovasi bidang arkeologi pun, kubah pertama digunakan pada Masjid Umar pada Yerusalem kurang lebih tahun 685 M hingga 691 M. Pada era berikutnya, tradisi kubah menjalar ke wilayah Iran & Asia Tengah, Turki, Mesir, dan India. Di tanah Arab, kubah masih relatif sporadis digunakan.

Bentuk kubah masjid di belahan global mempunyai karakter beragam. Di Afrika Utara, misalnya, bentuk kubah berbentuk menekan, bundar rendah. Di Mesir, bentuk kubah berbentuk setengah lonjong, eliptis, atau berbentuk bundar panjang misalnya lengkung telur, & ada yang berbentuk silinder (ustuwani) serta kerucut (makhrut). Di Persia, kubah berbentuk misalnya bawang, yaitu lancip ke atas. Di India, kubah berbentuk agak bundar . Di Turki, bentuk kubah masih kental bernuansa Bizantium. Sementara itu, pada Indonesia sendiri, bentuk kubah masjid meniru gaya Timur Tengah, yaitu bulat separuh bola.

Masjid Berkubah pada Indonesia

Dari sebuah asal disebutkan, kehadiran kubah dalam bangunan masjid di Indonesia terbilang baru, lebih kurang abad ke-19 M. Bahkan di Jawa, atap masjid berkubah baru muncul pada pertengahan abad ke-20 M.
Tapi jauh sebelumnya, masjid-masjid di Indonesia nir mengunakan desain kubah pada permukaan masjidnya, melainkan bentuk-bentuk minimalis dan berundak. Misalnya masjid Agung Demakatau Masjid Agung Banten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *