Kisah Nomor Punggung Baru Iklan

Beberapa pemain mengganti nomor punggung. Pertimbangannya, bisnis dan berharap keberuntungan.  Kedatangan pemain bintang Cristiano Ronaldo ke Juventus menjadi dilema bagi Juan Cuadrado. Pemain sayap 30 tahun itu senang Ronaldo datang ke stadion Juventus Arena. Kapten tim nasional Portugal itu bisa menjamin gelar juara. Namun, di sisi lain, Cuadrado sedih. Pemain Kolombia itu harus menanggalkan nomor punggung 7 di Juventus yang sudah ia pakai selama satu musim terakhir.

Mantan pemain Chelsea itu harus realistis. Nomor 7 memang milik Ronaldo. Lagi pula, dari segi bisnis, nomor itu memang sudah melekat dengan merek jualannya, CR7. “Lebih baik memberi daripada menerima. Semoga Ronaldo diberkati di petualangan barunya bersama Juventus,” demikian ditulis Cuadrado di akun media sosialnya. Selanjutnya, ada kemungkinan Cuadrado bakal memakai nomor lamanya di Juventus, 16, untuk musim mendatang. Selain Cuadrado, ada sejumlah pemain klub papan atas kompetisi Eropa yang berganti nomor. Memang bukan hal yang aneh, tapi cukup menarik jika melihat ragam alasan mereka berganti nomor jersey.

Gelandang Arsenal, Granit Xhaka, yang memutuskan memakai nomor baru di kompetisi 2018/2019. Pemain 25 tahun berkebangsaan Swiss itu mengganti nomor punggung 29 menjadi 34. Alasannya, mantan pemain FC Basel itu ingin memakai lagi nomor punggung pertamanya di karier sepak bola profesional. “Nomor 34 itu punya arti penting bagi saya. Nomor pertama yang tak bisa dilupakan dan saya rasa membawa keberuntungan. Saking spesialnya, saya punya tato nomor 34 di punggung dan lengan,” kata Xhaka.

Lain lagi dengan pemuda ajaib Prancis, Kylian Mbappe. Dia memilih nomor 7, biar kariernya sama dengan Ronaldo, yang memang dipujanya sejak kecil. Dia meninggalkan nomor 29 dan memakai nomor yang ditinggal Lucas Moura, yang hijrah ke Tottenham Hotspur. “Awalnya saya pikir nomor punggung itu tak penting. Justru lebih penting kualitas permainan di lapangan. Tapi rupanya nomor punggung punya arti seberapa besar ambisi Anda,” kata Mbappe.

baca juga : http://dellapietrasbk.com/fungsi-genset-yang-perlu-kamu-ketahui/

Pemain 19 tahun itu mengakui bahwa nomor punggung 7 dianggap keramat dan bertuah. “Saya akan terus berkembang. Saya merasa inilah saat yang tepat untuk mengganti nomor punggung. Nomor 7 adalah nomor legendaris, banyak pemain hebat yang mengenakannya. Saya datang ke PSG (Paris Saint-Germain) untuk menuliskan sendiri kisah saya. Ini baru permulaan,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *