PLN Siap Terangi 1.200 Desa Papua

PLN Siap Terangi 1.200 Desa Papua

JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) tengah mengajar elektrifikasi di Pulau Papua. PLN menargetkan bisa menerangi 1.200 desa yang sebelumnya belum mendapat aliran listrik di wilayah tersebut. Guna mengejar target itu, PLN menggelar Ekspedisi Papua Terang. PLN menggandeng lima perguruan tinggi, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan TNI. Selama sebulan, tim ini akan melakukan survei geografi, demografi dan potensi energi. “Utamanya kami mau identifikasi apakah di sana ada sumber daya untuk dijadikan energi listrik. Sebab sebelumnya data kita terbatas,” ujar Direktur Bisnis PLN Regional Maluku dan Papua, Ahmad Rofik, Jum’at (27/7). PLN menjalankan ekspedisi tersebut, lantaran selama ini tak punya data lapangan yang memadai tentang potensi kelistrikan di tanah Papua.

Akibatnya, dalam setahun, paling hanya ada 20 desa yang bisa diterangi oleh PLN. Targetnya, ekspedisi itu akan menjangkau 415 desa di 24 kabupaten di Papua dan 1 kabupaten di Papua Barat. Berdasarkan data terbaru yang dimiliki PLN, ada sekitar 7.000 desa yang belum teraliri listrik di Papua. Jumlah tersebut bertambah lebih dari dua kali lipat jika merujuk pada data Badan Pusat Statistik per tahun 2015 yang menyebutkan ada 3.000 desa. “Dengan data BPS, awalnya kami targetkan 435 desa untuk tahun ini. Namun karena ada kenaikan, targetnya kita jadikan 1.200. Di Papua, data desa cepat berubah-ubah. Itu bisa karena pemekaran atau kultur masyarakat yang berpindah,” ujarnya. Saat ini, PLN mencatat, tingkat rasio elektrifikasi di Papua dan Papua Barat masih sekitar 53,62%. Pemerintah menargetkan, pada 2019 sudah tak ada lagi desa yang tak teraliri listrik. Artinya, sekali pun PLN bisa mencapai target menerangi 1.200 desa tahun ini, masih ada 5.800-an desa harus mendapat aliran listrik. Dan ketika PLN tidak mampu memenuhi kebutuhan listrik, PLN menggunakan genset sebagai alternatifnya. PLN membelinya di salah satu supplier genset di Jakarta. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *